27 thoughts on “Confetti untuk Tim Alpha”

  1. Wahh kisah yang menggetarkan hati, aku kebayang gimana senangnya pas dikasih hadiah foto itu, pasti teringat dengan masa2 bahagia dulu hehe.. good job, dira!
    +200 poin, congrats!

    Like

    1. Wahh filosofis sekali ceritanya ;D seneng juga ngikutin jalan pikiran anak2 ^^ btw itu kenapa tulisannya jadi satu paragraf yg besar, pecah2 jd bbrp paragraf gituu xD anyway good job sarah! 200 poin, congrats!

      Like

  2. menangkis serangan confetti

    Suatu hari ibu Dina berulang tahun, tapi Dina bingung mau memberi apa kepada ibu. Sebenar nya kata ayah Dina tidak di kasih pun tidak apa-apa. Tapi Dina ingin sekali memberi hadiah. Tiba-tiba Dina punya ide! Dia membuat surat dan dia membuat kue walau di bantu sedikit-sedikit oleh ayah. Hari minggu tiba, hari ulang tahun ibu Dina. Dina dan ayah pergi keruang tamu dan memanggil ibu ” ibu kesini sebentar…” suara Dina membuat ibu datang. Tapi sewaktu ibu datang dari kamar, semua kosong, tidak ada siapa -siapa. Ruagan terlihat seram karena gelap, apa lagi hari ini mati lampu. ibu mencoba untuk memanggil ayah ” ayah! ayah ada di mana?” ibu mulai ketakutan. Lalu tiba- tiba lampu senter hidup dan pintu depan terbuka. Ayah mematikan senter, lau Dina membuka jendela.”Selamat hari ulang tahun ibu!” mereka langsung memberi hadiah. Ibu sangat bahagia ” terima kasih Dina, hadiah ini sangat indah… ” Dina tersenyum karena ibu mengatakan itu adalah hadiah terindah…

    Liked by 2 people

    1. wahhh ini cerita yang manis 😀 tiba2 dapat kejutan dari dina, ibunya pasti seneng banget ituuu hehehe… good job, dira! +200 poin, congrats!

      Liked by 1 person

  3. Hadiah Terindah

    Nafasnya sewangi bunga lavender
    Suaranya semerdu kicauan burung Bulbul
    Matanya sejernih air gunung
    Dirinya secantik mawar
    Batinnya seindah gelombang air di laut

    Oh tuhan…
    Terima kasih
    Kau telah memberiku
    Hadiah terindah
    Yaitu adalah…
    Ibuku

    Liked by 4 people

  4. Suatu hari ada seorang anak yang selalu mengharap hadiah, namun setiap dia ulang tahun tidak pernah mendapat hadiah. hingga suatu hari ibunya pun berkata “ibu akanamemberimu hadiah yang sepesial untuku mu”.hingga suatu hari anak itu mengalami kecelakaan lalu saat ibunya bahwa anaknya mengalami kecelakaan ibunya pun cepat cepat pergi ke rumah sakit lalu setelah anaknya sehat. Beberapa hari kemudian anak itu ulang tahun, pada hari itu saat anak itu pun pulang dia melihat surat di tempat tidurnya lalu anak itu pun membaca.

    “Wahai anakku ini ibu ingat saat ibu bilang ibu akan memberi hadiah inilah hadiah yang ibu beri ibu memberi jantung sebagai hadiah untukmu” .
    TAMAT

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s