[CLOSED] Team Battle – Story Bazooka untuk Tim Bravo

Kata kunci:
Salah satu dari dua orang itu tidak bisa melihat karena suatu alasan. Sedangkan mereka harus melawan 74 orang anggota POX.

Tuliskan bagaimana mereka bisa melaluinya dengan selamat!

Tipe: Menulis
Batas waktu: Jum’at 19 Juli 2019, pukul 23:59:59 WIB

Ganbatte~ 🧐
*Alpha Team’s Patrol Officer*

Advertisement

Published by

marsmellowmozara

> “ɪ'ᴍ ꜱᴏᴹᴱᴏɴᴇ. ᴠɪꜱɪᴛ ᴹʸ ᴡᴇʙꜱɪᴛᴇꜱ!” < — https://mozarablog.wordpress.com — https://bukuamanda.blogspot.com

7 thoughts on “[CLOSED] Team Battle – Story Bazooka untuk Tim Bravo”

  1. Manda ini aku edit ya, due date nya harusnya 2 hari, krn kamu telat masukinnya Rabu, jadi batas pengumpulannya bukan kamis tapi jumat

    Like

  2. Untuk menangkis serangan dari Tim Merah…atau Tim Alpha, whatever -_-
    Tipe : Menulis
    Kata kunci :
    Salah satu dari dua orang itu tidak bisa melihat karena suatu alasan. Sedangkan mereka harus melawan 74 orang anggota POX.

    Tuliskan bagaimana mereka bisa melaluinya dengan selamat!

    Ketika ledakan ke-2 terjadi, Elizabeth dan Maria sudah berhasil melarikan diri, keluar dari komplek Fortz. Mereka sekarang berada di Tembok Penghalang Besar.

    “Sudah El, aku sudah tidak sanggup berlari lagi!” pinta Maria. Ia memegangi perban yang menutupi kedua matanya.

    “Sedikit lagi. Maria. Sebentar lagi kita melewati Tembok Penghalang Besar!” balas Elizabeth. Ia menggandeng tangan sahabatnya itu. “Ayo Maria, jika kita berhasil melewati tembok ini, kita akan berhasil pulang!”

    “El…” suara Maria mendadak menjadi serak. “Aku tidak bisa pulang dengan kondisi seperti ini. Kau pulanglah sendiri!”

    “Maria…!”
    Mendadak, rumput bergemerisik. Elizabeth mengambil revolver dari saku jaketnya, dan menyiagakan kuda-kudanya. Satu per satu tentara POX muncul, menghadang mereka dari depan dan belakang. El menghitung dalam hati, dan membidik.
    DOR!
    Salah satu dari tentara POX itu membidik senapannya ke arah Elizabeth. Di saat yang bersamaan, Maria menarik sebuah bungkusan kotak dari saku jaketnya, menyalakan korek api dan menggesekkannya dengan bungkusan itu.

    Elizabeth tidak terlalu memerhatikannya, tapi tiba-tiba saja terjadi dentuman keras yang berasal dari tempat Maria tadi berdiri. Ia segera berdiri dan memerhatikan apa yang tadi dilempar oleh Maria. Ia mencium bau belerang dan terbatuk-batuk. Pasti yang tadi dilempar oleh Maria adalah bom. Tanah terguncang sekali lagi, dan Tembok Penghalang Besar mulai runtuh.

    Sesuatu menubruknya. Elizabeth mengangkat kepalanya dan berusaha bangun, dan kaget melihat Maria sedang membuka perban yang menutupi matanya.

    “Huh, mereka gegabah sekali berani menyerangku dalam kondisi seperti ini.” ucapnya.
    Elizabeth terdiam karena merasa mengenali suara itu. Bukan suara Maria yang tadi didengarnya. Melainkan…lebih mirip dengan suara orang itu.

    Maria membuka jaketnya, melepas rok dan atasannya. Ia menggerai rambut hitamnya yang tadi dikuncir, lalu melepaskan sisa-sisa perbannya. Elizabeth tertegun menatapnya. Orang itu bukan Maria, melainkan Roussell, kakak lelakinya yang sempat berpisah dengannya karena program Ganecha.

    “Kak Roussell? Kenapa Kakak ada di sini…?” tanya El dengan linglung.
    Roussell tersenyum dan menatapnya. “Kau pikir kenapa?”
    “Apa karena program Ganecha itu…?” jawab Elizabeth.

    Roussell menghela napas. “Ya kira-kira begitulah. Aku menyamar menjadi perempuan agar bisa selalu menemaniku. Tidak kusangka program itu memisahkan laki-laki dari saudara perempuannya.”

    “Kakak…”
    Roussell mengulurkan tangannya pada Elizabeth. “Ayo Elly, kita pulang.”
    Elizabeth menerima uluran tangan Roussell. “Ya, kita akan pulang.”
    -THE END-

    Liked by 2 people

    1. Wait kenapa aku belom baca yg inii?? xD Interesting story btw! Itu gimana caranya cowo nyamar jadi cewe selama pelatihan? Ga ada pemeriksaan fisik kah? Berarti si Roussell itu bentuk body nya kecil/kyk cewe ya? Apa cuma pas mau kabur dia baru menyamar? Btw kelanjutan cerita kemaren si Louis gimaneee ko ga ada kabarnya xD

      Good job, Khalisa!
      +100 poin, congrats!

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s