Tugas 2 – Namira

Tema : Cerita petualangan

Petunjuk cerita : Kereta

Petunjuk gambar : Kuning

Judul cerita : Kenangan Di Stasiun Kereta Api

Nama penulis : Namira Fayola Ritonga

Sampul depan :

SD NAMIRA2

Sampul belakang :

SB NAMIRA2

Punggung buku :

PB NAMIRA2

Cerita :

Zizah menatap air hujan yang mulai turun satu persatu. Semalam Ayah baru saja pergi ke luar kota menaiki kereta api. Lantas, apa istimewanya sebuah kereta api? Kereta api hanyalah sebuah ular besi panjang yang mengantar penumpang ke tujuan. Sama seperti kendaraan yang lain lain. Tapi, bagi Zizah, Kereta api menyimpan kenangan tersendiri. Waktu itu….

Zizah sedang terduduk sedih di salah satu bangku Stasiun kereta api. Hari ini dia akan pergi mewakili sekolahnya pada lomba Karate. Tapi, malangnya, tiket kereta api miliknya hilang! Dia sudah mencarinya kemana mana. Mulai dari kantong jaket, baju, celana, di dompetnya, di tas, sampai di kotak pensil. Tapi tetap tidak ada. Bagaimana mungkin tiket itu bisa hilang? Dia menjaganya betul betul di dalam kantong jaket. Zizah tidak bisa mempercayai kejadian yang di alaminya. Tadi pagi saat di antar ke stasiun, wajah Zizah tak pernah berhenti tersenyum. Dia merasa senang karena akhirnya, dia di pilih untuk mengikuti loba Karate setelah sekian lama menunggu. Dan sekarang, lihatlah! keadaan berubah terbalik! Dari yang awalnya wajah Zizah berseri seri, kini, wajahnya masam seperti jeruk Nipis. “Cu…apakah tempat ini kosong?” seorang nenek tua renta mendatangi tempat Zizah. Zizah diam saja, suasana hatinya yang buruk membuatnya malas berbicara. Nenek itu kemudian duduk di samping Zizah dan berkata, “Dari wajahmu aku melihat kalau kau sedang bersedih…” Nenek itu memulai percakapan. Zizah mendengus kesal. Tidak perlu ahli penebak gestur wajah untuk melihat suasana hati Zizah saat ini. “Kalau kau berkenan, ayo ikut aku ke tempat favorit ku” tanpa merasa perlu mendengar persetujuan dari Zizah, nenek itu langsung beranjak pergi. Zizah menimbang nimbang. “ikut atau tidak ya?” Akhirnya, Zizah memutuskan ikut. “Mungkin dengan ikut, kau bisa melupakan kesedihanku sejenak.” Dia akhirnya berdiri dan berlari mengikuti nenek itu. “Ah…akhirnya kau mau ikut juga..”. Zizah berusaha mensejajari langkah nenek itu. Nenek itu kemudian masuk ke dalam sebuah gudang tua. Ternyata, jika kita masuk ke dalam gudang itu dan terus menuju ke belakang, kita akan tba di sebuah padang rumput Dandelion yang sangat indah. “Waahhh….indah sekali!” Zizah berdecak kagum. Dia mengedarkan pandangan berkeliling sambil menghirup udara segar. Angin sepoi sepoi bertiup lembut membuat jilbab Zizah berkibar pelan. “Aku akan memberikan sesuatu, tapi kamu harus berjanji akan menyelesaikannya” nenek itu berkata sambil menyerahkan kertas lusuh berwarna cokelat. Zizah menerimanya sambil menatap nenek itu tidak mengerti. “oh ya! aku hampir lupa! ini tiketmu, aku lihat jatuh tadi…” nenek itu menyerahkan kertas tiket sambil berlalu, membiarkan Zizah yang sekarang mematung penuh dengan pertanyaan.

TO BE CONTINUE….

 

Advertisement

Published by

Namira dan Dira

Namaku Namira dan ini adikku Dira. Ini adalah blog kami bersama yang berisi hasil hasil karya kami. Beberapa adalah hasil karya kami saat masih kecil. Jangan lupa untuk mengunjungi blog kami ya....

2 thoughts on “Tugas 2 – Namira”

    1. Ooh pantesan kayaknya kemaren ada yg ngumpulin gambar aku ingetnya rumput ijo2 halus gitu, tapi tadi pas aku cek lagi kok ga ada ya xD ternyata kamu ganti gambar hehehe…

      So anyway buat peletakan elemen gambar sudah oke nih ^^ paling itu di halaman belakang yang kalimat terakhir “Ayo baca buku ini…” diangkat dikit supaya letaknya bisa di atas bukit/ga nabrak garis bukitnya. Kayaknya beberapa kalimat di atasnya ada yang bisa dijadikan 1 baris ya? Misalnya “Mungkin dia masih ada di sana.” itu bisa 1 baris.

      Gimana pake Inkscape nya, kayaknya udah mulai terbiasa ya? Memang practice makes perfect sih hehehe… Masih ada kesulitan apa kira2?

      Btw gambarnya baguuus! Itu orangnya lucu banget deh, khas gambarnya namira 😀 bukit dandelion dan awannya yg lembut itu juga aku suka ^^ did you have fun drawing it? hehehe… ceritanya juga aku suka! Entah kenapa berasa nostalgia.. selesai baca berasa manis gitu 😀 akhirnya tiketnya ketemu yaa… aku paling suka cerita happy ending hehehe…

      Overall ini sampul yang sangat baik, you’ve done a great job here 🙂

      Poin:
      – sampul depan: 60
      – sampul belakang: 60
      – punggung buku: 30
      – ketepatan waktu: 50
      – cerita: 50
      Total: +250 poin, congrats!

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s